WG-240616


Pada saat akhir kelas XI aku mulai naksir terhadap wanita yang biasa dipanggil “gek” oleh teman-temannya, tapi pada waktu itu aku berkata dalam hati  bagaimana caranya aku mendekati dia sedangkan dia sahabatku? Kebetulan waktu itu dia sedang ada dimasa yang tidak enak yaitu dia baru putus dengan salah satu cowok, dan dia sering curhat denganku, cerita ini cerita itu dan aku beri masukan kepadanya agar mengiklaskannya. Singkat cerita tepat pada tanggal 23 Juni 2016 aku pun bertemu dengannya di ulang tahun salah satu teman kelas kami, saya melihat dia menggunakan baju berwarna hijau dress yang cantik, parasnya pun sangat cantik, so perfect.
Setelah pulang dari acara itu aku pun langsung chat dia,
“Gak usah sok gak ngeread gitu”,kataku.
“-_- kenapa peng? Khe kurang apa ni?”, katanya.
Aku pun mulai nyeletuk gak jelas dengan memberi balasan
“kurang belaianmu, khe cantik kali tadi gek, so perfect, alaynya kurangin ya wkwk”
“aiss -_- khe habis apa ni wkwkwkwkwk”,jawabnya.
Pada saat itu aku sudah mempunyai pacar, nakal sih emang wkwk tapi mau gimana namanya gak nyaman kan, aku pun bilang ke dia
“aku pingin putus, tunggu waktu”
Aku kaget dengan balasan yang di berikannya.
“-_- kutunggu kau putus ya”,katanya.
Aku pun sudah tidak sabar lagi dan kujawab
“sekarang aja dah yok? Gausa nunggu putus, klee khe cantik tadi, dapet foto gak? Kalau dapet minta fotonya”
“tai wkwkwkwk, gak lah khe tau tadi aku kek khe makan engga foto enggak—“,katanya.
(singkat chat)
Aku pun bilang bahwa aku nyaman chat dengannya, lalu kubranikan diri untuk memtuskan pacarku pada saat itu keesokan harinya dan langsung menembak gek, aku pun diterimanya
Pada bulan pertama aku memang cuek karena aku tidak suka dengan sifatnya yang agak alay wkwk (peace yang), aku sangat heran dengan gek, aku heran dia bisa bertahan dengan sifatku yang dibilang cukup aneh. Aku slalu begitu sampai bulan ke tiga.
Pada bulan keempat cintaku ke dia pun emang sudah benar2 tak bisa dibendung, aku sangat sayang dengannya. Aku pun duduk tour SMA dengannya, yaa sebangku, slalu senda gurau, selalu bertemu selama 7 hari 7 malam, yaa meskipun sempat ada cikcok sedikit pada saat makan disebuah rumah makan dikawasan (…), sempat terjadi perang di bus waktu itu dan berakhir dengan damai. Kita selalu bertemu disekolah, ketika istirahat slalu aku mendekatinya dan mengobrol dengannya. Dan pada suatu hari dia berjanji ingin membawakanku sarapan nasi goreng buatannya sendiri, dan dia menepatinya membawakan nasi goreng untukku, special sangat special, aku pun memakannya dengan lahap sampai habis tak tersisa. Dan masih banyak kenangan lagi, hari demi hari terus berlalu
Lalu hubungan bertahan hingga saat ini meskipun banyak rintangan menghadang, kita slalu mencari jalan keluar yang terbaik, hingga pada waktu ini dia pun berkata bahwa tidak sanggup lagi menjalani hubungan ini, aku bersitegas menolaknya dan memaksa dia untuk mempertahankan hubungan ini, dan sampai akhirnya dia kuajak bertemu disuatu tempat dan membicarakannya dengan baik-baik agar mendapat jalan keluar yang bisa diterima bersama. Aku pun memberinya semangat “kamu bisa yang, kamu bisa, tetep berpikiran optimis, apa yang gak bisa jika ada usaha”,kataku. Berulang kali ku tuturkan kata itu dihadapannya, dia hanya menangis dan akhirnya dia pun mengatakan “iyaa aku bisa”. Dan hubungan ini pun lanjut hingga saat ini. (lvumagirl    )
aku berharap semoga hubungan ini tetap lanjut, kita memang tidak pernah tau sampai kapan, ujian pasti akan datang kapan saja, tapi kita harus slalu berusaha menyelesaikan ujian itu sesulit apapun itu kita pasti bisa.

(@wahyuupangestu)


Komentar